Hadits Sunan Tirmidzi

الأدب عن رسول الله

Kitab Adab

ما جاء في كراهية الجمع بين اسم النبي صلى الله عليه
Dimakruhkan menyebut dua nama sekaligus Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam

سنن الترمذي ٢٧٧٠: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْقَطَّانُ حَدَّثَنَا فِطْرُ بْنُ خَلِيفَةَ حَدَّثَنِي مُنْذِرٌ وَهُوَ الثَّوْرِيُّ عَنْ مُحَمَّدِ ابْنِ الْحَنَفِيَّةِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ أَنَّهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ وُلِدَ لِي بَعْدَكَ أُسَمِّيهِ مُحَمَّدًا وَأُكَنِّيهِ بِكُنْيَتِكَ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَكَانَتْ رُخْصَةً لِي هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Sunan Tirmidzi 2770: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basyar telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id Al Qaththan telah menceritakan kepada kami Fithr bin Khalifah telah menceritakan kepadaku Mundzir yaitu Ats Tsauri dari Muhammad bin Al Hanafiyah dari Ali bin Abu Thalib dia bertanya: "Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat anda jika anakku lahir sepeninggalmu?, apakah aku boleh menamainya Muhammad dan memberinya kun-yah (julukan) seperti kun-yahmu?" beliau menjawab: "Ya." Ali berkata: "Namun hal itu sebagai keringan khusus bagiku." Hadits ini hasan shahih.

Sunan Tirmidzi Nomer 2770