Hadits Sunan Tirmidzi

الصلاة

Kitab Shalat

ما جاء في الرجل ينام عن الوتر أو ينساه
Ketiduran dari witr atau lupa

سنن الترمذي ٤٢٧: حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ نَامَ عَنْ الْوِتْرِ أَوْ نَسِيَهُ فَلْيُصَلِّ إِذَا ذَكَرَ وَإِذَا اسْتَيْقَظَ

Sunan Tirmidzi 427: Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan telah menceritakan kepada kami Waki' telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Zaid bin Aslam dari ayahnya dari Atha' bin Yasar dari Abu Sa'id Al Khudri dia berkata: Rasulullah Shallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang tertidur dari (tidak mengerjakan) shalat witir atau lupa, hendaknya ia shalat waktu ia ingat atau disaat ia terbangun."

Sunan Tirmidzi Nomer 427