Hadits Shahih Bukhari

البيوع

Kitab Jual Beli

بيع الطعام قبل أن يقبض وبيع ما ليس عندك
Menjual makanan sebelum diterima, dan menjual sesuatu yang bukan miliknya

صحيح البخاري ١٩٩١: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ الَّذِي حَفِظْنَاهُ مِنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ سَمِعَ طَاوُسًا يَقُولُ سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ أَمَّا الَّذِي نَهَى عَنْهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَهُوَ الطَّعَامُ أَنْ يُبَاعَ حَتَّى يُقْبَضَ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ وَلَا أَحْسِبُ كُلَّ شَيْءٍ إِلَّا مِثْلَهُ

Shahih Bukhari 1991: Telah menceritakan kepada saya 'Ali bin 'Abdullah telah menceritakan kepada kami Sufyan berkata: "Yang kami ingat dari 'Amru bin Dinar bahwa dia mendengar Thawus berkata: Aku mendengar Ibnu 'Abbas radliyallahu 'anhuma berkata: "Yang dilarang oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam adalah makanan yang dijual kembali kecuali telah dipegangnya (berada ditangannya secara sah)." Ibnu 'Abbas berkata: "Aku memandang segala sesuatu tidak lain kecuali seperti itu."

Shahih Bukhari Nomer 1991