سنن الدارقطني ١٨١٤: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , ثنا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ جَرِيرِ بْنِ جَبَلَةَ , ثنا الْحَجَّاجُ بْنُ نُصَيْرٍ , عَنِ الْفَضْلِ بْنِ السَّكَنِ , حَدَّثَنِي هِشَامُ بْنُ يُوسُفَ , ثنا مَعْمَرٌ , عَنِ ابْنِ طَاوُسٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «كَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ عَلَى الْجِنَازَةِ فِي أَوَّلِ تَكْبِيرَةٍ ثُمَّ لَا يَعُودُ»
Sunan Daruquthni 1814: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Ubaidillah bin Jarir bin Jabalah menceritakan kepada kami, Al Hajjaj bin Nushair menceritakan kepada kami, dari Al Fadhl bin As-Sakan, Hisyam bin Yusuf mengabarkan kepadaku, Ma'mar menceritakan kepada kami, dari Ibnu Thawus, dari bapaknya, dari Ibnu Abbas, "Sesungguhnya Rasulullah SAW mengangkat kedua tangannya ketika menshalatkan jenazah pada takbir pertama, kemudian tidak mengulanginya lagi."
Sunan Daruquthmi Nomer 1814