Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الصِّيَامِ

Kitab Puasa

بَابُ الْقُبْلَةِ لِلصَّائِمِ
Mencium bagi Orang yang Berpuasa

سنن الدارقطني ٢٢٩٧: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ , ثنا أَبُو بَكْرٍ , ثنا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ , عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , وَأَبِي هُرَيْرَةَ قَالَا: «لَا بَأْسَ بِقَضَاءِ رَمَضَانَ مُتَفَرِّقًا»

Sunan Daruquthni 2297: Abdullah menceritakan kepada kami, Abu Bakar menceritakan kepada kami, Hafsh bin Ghiyats menceritakan kepada kami, dari Ibnu Juraij, dari Atha‘, dari Ibnu Abbas dan Abu Hurairah, keduanya berkata, "Tidak mengapa mengqadha puasa bulan Ramadhan secara terpisah."

Sunan Daruquthmi Nomer 2297