سنن الدارقطني ٣٩٠: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ , نا ابْنُ أَبِي غَنِيَّةَ , عَنْ عَطَاءِ بْنِ عَجْلَانَ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ , عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا , قَالَتْ: «اغْتَسَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ جَنَابَةٍ فَرَأَى لُمْعَةً بِجِلْدِهِ لَمْ يُصِبْهَا الْمَاءُ , فَعَصَرَ خَصْلَةً مِنْ شَعْرِ رَأْسِهِ فَأَمَسَّهَا ذَلِكَ الْمَاءَ»
Sunan Daruquthni 390: Muhammad bin Al Qasim bin Zakariya menceritakan kepada kami, Harun bin Ishaq mengabarkan kepada kami, Ibnu Abi Ghaniyyah bin Ajlan mengabarkan kepada kami, dari Abdullah bin Abu Mulaikah, dari Aisyah RA, ia menuturkan, "Rasulullah SAW mandi karena junub, lalu beliau melihat bagian mengkilat pada kulitnya yang belum terkena air, lalu beliau memeras segenggam rambut kepalanya dan mengusapkan airnya pada bagian tersebut."
Sunan Daruquthmi Nomer 390