سنن الدارقطني ٦٧٤: حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ اللَّهِ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ جَابِرٍ , نا عَبْدُ الرَّحِيمِ بْنُ مُطَرِّفٍ , ثنا عَلِيُّ بْنُ ظَبْيَانَ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «التَّيَمُّمُ ضَرْبَتَانِ ضَرْبَةً لِلْوَجْهِ , وَضَرْبَةً لِلْيَدَيْنِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ». كَذَا رَوَاهُ عَلِيُّ بْنُ ظَبْيَانَ مَرْفُوعًا , وَوَقَفَهُ يَحْيَى بْنُ الْقَطَّانِ وَهُشَيْمٌ وَغَيْرُهُمَا وَهُوَ الصَّوَابُ
Sunan Daruquthni 674: Abu Abdillah Muhammad bin Isma'il Al Farisi menceritakan kepada kami, Abdullah bin Al Husain bin Jabir mengabarkan kepada kami, Abdurrahim bin Mutharrif mengabarkan kepada kami, Ali bin Zhabyan menceritakan kepada kami, dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi', dari Ibnu Umar, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Tayammum itu dua kali tepukan (pada tanah): Satu tepukan untuk (mengusap) wajah dan satu tepukan untuk (mengusap) kedua tangan hingga sikut." Demikian juga yang diriwayatkan Ali bin Zhabyan secara marfu', sedangkan Yahya Al Qaththan, Husyaim dan yang lainnya memaqufkannya. Dan itulah yang benar.
Sunan Daruquthmi Nomer 674