سنن الدارقطني ٦٧٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ إِسْمَاعِيلَ الْأُبُلِّيُّ , ثنا الْهَيْثَمُ بْنُ خَالِدٍ , ثنا أَبُو نُعَيْمٍ , نا سُلَيْمَانُ بْنُ أَرْقَمَ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سَالِمٍ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: «تَيَمَّمْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضَرَبْنَا بِأَيْدِينَا عَلَى الصَّعِيدِ الطِّيبِ ثُمَّ نَفَضْنَا أَيْدِيَنَا فَمَسَحْنَا بِهَا وُجُوهَنَا , ثُمَّ ضَرَبْنَا ضَرْبَةً أُخْرَى الصَّعِيدَ الطِّيبَ ثُمَّ نَفَضْنَا أَيْدِيَنَا فَمَسَحْنَا بِأَيْدِينَا مِنَ الْمَرَافِقِ إِلَى الْأَكُفِّ عَلَى مَنَابِتِ الشَّعْرِ مِنْ ظَاهَرٍ وَبَاطِنٍ»
Sunan Daruquthni 677: Muhammad bin Ali bin Isma'il Al Ubulli menceritakan kepada kami, Al Haitsam bin Khalid menceritakan kepada kami, Abu Nu'aim menceritakan kepada kami, Sulaiman bin Arqam mengabarkan kepada kami, dari Az-Zuhri, dari Salim, dari ayahnya, ia menuturkan, "Kami bertayammum bersama Nabi SAW. Kami menepukkan tangan kami pada tanah yang baik (suci), lalu menepukkan tangan kami, lalu mengusapkannya pada wajah kami, kemudian kami menepuk sekali lagi pada tanah yang baik (suci), lalu menepukkan tangan kami, lalu mengusapkan pada tangan kami dari sikut hingga telapak tangan pada bagian tumbuhnya bulu (yakni lengan bawah) bagian luar dan bagian dalamnya."
Sunan Daruquthmi Nomer 677