سنن الدارقطني ١٠٣٩: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْعَلَاءِ , نا مَحْمُودُ بْنُ خِدَاشٍ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ , قَالَ: قَالَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ: «كُنَّا بِالْمَدِينَةِ إِذَا أُذِّنَ بِالْمَغْرِبِ ابْتَدَرَ الْقَوْمُ السَّوَارِيَ يُصَلُّونَ الرَّكْعَتَيْنِ حَتَّى إِنَّ الْغَرِيبَ لَيَدْخُلُ الْمَسْجِدَ فَيَرَى أَنَّ الصَّلَاةَ قَدْ صُلِّيَتْ مِنْ كَثْرَةِ مَنْ يُصَلِّيهَا»
Sunan Daruquthni 1039: Ahmad bin Ali bin Al 'Ala' menceritakan kepada kami, Mahmud bin Khidasy mengabarkan kepada kami, Isma'il bin Ibrahim mengabarkan kepada kami, dari Abdul Aziz bin Shuhaib, ia berkata, "Anas bin Malik menuturkan, 'Ketika kami di Madinah, apabila muadzdzin telah mengumandangkan adzan Maghrib, orang-orang (para sahabat) bersegera menghampiri pagar-pagar (masjid) lalu shalat dua raka'at, sampaisampai orang asing ketika memasuki masjid beranggapan bahwa shalat (Maghrib) telah selesai dilaksanakan, karena banyaknya orang yang melaksanakan shalat (tersebut)'."
Sunan Daruquthmi Nomer 1039