سنن الدارقطني ١٠٣٥: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , أنا حَمِدُ بْنُ مَنْصُورٍ زَاجٌ , نا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْجُدِّيُّ , نا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ شَدَّادٍ الْجُرَيْرِيُّ , نا ثَابِتٌ الْبُنَانِيُّ , عَنْ أَنَسٍ , قَالَ: «إِنْ كَانَ الْغَرِيبُ لَيَدْخُلُ مَسْجِدَ الْمَدِينَةِ وَقَدْ نُودِيَ بِالْمَغْرِبِ , فَيَرَى أَنَّ النَّاسَ قَدْ صَلُّوا مِنْ كَثْرَةِ مَنْ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْمَغْرِبِ»
Sunan Daruquthni 1035: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur Zaj memberitahukan kepada kami, Abdul Malik bin Ibrahim Al Juddi mengabarkan kepada kami, Abdul Malik bin Syaddad Al Jurairi mengabarkan kepada kami, Tsabit Al Banani mengabarkan kepada kami, dari Anas, ia mengatakan, "Sungguh ketika ada orang asing masuk Masjid Madinah setelah dikumandangkan adzan Maghrib, ia mengira bahwa orang-orang telah selesai melaksanakan shalat (fardhu) karena banyaknya orang yang melaksanakan dua raka'at sebelum Maghrib."
Sunan Daruquthmi Nomer 1035