Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الصَّلَاةِ

Kitab Shalat

بَابُ الْحَثِّ عَلَى الرُّكُوعِ بَيْنَ الْأَذَانَيْنِ فِي كُلِّ صَلَاةٍ وَالرَّكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْمَغْرِبِ وَالِاخْتِلَافِ فِيهِ
Anjuran Shalat di Antara Dua Adzan (Adzan dan Iqamah) Pada Semua Waktu Shalat, Serta Anjuran Dua Raka'at Sebelum Maghrib dan Perbedaan Riwayat-Riwayat Seputar itu

سنن الدارقطني ١٠٣٤: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سُلَيْمَانَ بْنِ الْأَشْعَثِ , ثنا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ بْنِ سَعِيدِ بْنِ كَثِيرٍ , ثنا أَبِي ح وَحَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ الْعَبَّاسِ الْوَرَّاقُ , نا عَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ التَّرْقُفِيُّ , ح وَحَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ يَعْقُوبَ الْأَزْرَقُ , نا أَحْمَدُ بْنُ الْفَرَجِ أَبُو عُتْبَةَ , قَالَا: نا عُثْمَانُ بْنُ سَعِيدٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ مُهَاجِرٍ , عَنْ سُلَيْمِ بْنِ عَامِرٍ , عَنْ أَبِي عَامِرٍ الْخَبَايِرِيِّ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَا مِنْ صَلَاةٍ مَكْتُوبَةٍ إِلَّا بَيْنَ يَدَيْهَا رَكْعَتَانِ». لَفْظُ ابْنِ أَبِي دَاوُدَ , وَقَالَ الْعَبَّاسُ: مَا مِنْ صَلَاةٍ مَفْرُوضَةٍ

Sunan Daruquthni 1034: Abdullah bin Sulaiman bin Al Asy'ats menceritakan kepada kami, Amr bin Utsman bin Sa'id bin Katsir menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami , Isma'il bin Al Abbas Al Warraq menceritakan kepada kami, Abbas bin Abdullah At-Turqufi menceritakan kepada kami , Yusuf bin Ya'qub Al Azraq menceritakan kepada kami, Ahmad bin Al Faraj Abu Utbah menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Utsman bin Sa'id menceritakan kepada kami, dari Muhammad bin Muhajir, dari Sulaim bin Amir, dari Abu Amir Al Khabairi, dari Abdullah bin Az-Zubair, bahwa Nabi SAW bersabda, "Tidak ada satu shalat wajib pun kecuali sebelumnya ada dua raka?at." (Ini) Lafazh Ibnu Abi Daud. Sementara Al Abbas menyebutkan (dalam redaksinya): "Tidak ada satu shalat fardhupun."

Sunan Daruquthmi Nomer 1034