Hadits Shahih Ibnu Hibban

Hadits Shahih Ibnu Hibban

Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani

Biografi Ibnu Hibban


صحيح ابن حبان ١٠٥٧: أَخْبَرَنَا أَبُو يَعْلَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مَيْسَرَةَ، عَنِ النَّزَّالِ بْنِ سَبْرَةَ، قَالَ‏:‏ صَلَّيْتُ مَعَ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رِضْوَانُ اللهِ عَلَيْهِ الظُّهْرَ، ثُمَّ انْطَلَقَ إِلَى مَجْلِسٍ لَهُ كَانَ يَجْلِسُهُ فِي الرَّحَبَةِ، فَقَعَدَ وَقَعَدْنَا حَوْلَهُ حَتَّى حَضَرَتِ الْعَصْرُ، فَأُتِيَ بِإِنَاءٍ فِيهِ مَاءٌ، فَأَخَذَ مِنْهُ كَفًّا، فَتَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ، وَمَسَحَ وَجْهَهُ وَذِرَاعَيْهِ، وَمَسَحَ بِرَأْسِهِ، وَمَسَحَ رِجْلَيْهِ، ثُمَّ قَامَ فَشَرِبَ فَضْلَ إِنَائِهِ، ثُمَّ قَالَ‏:‏ إِنِّي حُدِّثْتُ أَنَّ رِجَالاً يَكْرَهُونَ أَنْ يَشْرَبَ أَحَدُهُمْ وَهُوَ قَائِمٌ، وَإِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَلَ كَمَا فَعَلْتُ، وَهَذَا وُضُوءُ مَنْ لَمْ يُحْدِثْ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1057: Abu Ya’la mengabarkan kepada kami, ia berkata: Abu Khaitsamah menceritakan kepada kami, ia berkata: Jarir menceritakan kepada kami, dari Manshur, dari Abdul Malik bin Maisarah, dari An-Nazzal bin Sabrah, ia berkata, “Aku pernah shalat Ashar bersama Ali bin Abu Thalib-ridhwaanullaahi ‘alaihi, kemudian ia pergj ke satu majlis di mana di majlis itu ia duduk di halaman, la lalu duduk dan kami pun duduk di sekelilingnya hingga datang waktu shalat Ashar. Kemudian ia dibawakan satu bejana berisi air. la menciduk air dari bejana itu dengan telapak tangannya lalu berkumur, memasukkan air kedalam hidung, mengusap wajah dan kedua lengan tangannya, mengusap kepalanya dan kedua kakinya. Kemudian ia berdiri dan minum dengan sisa air yang ada di bejana tadi, lalu berkata: “Sesungguhnya aku diberi tahu bahwa ada orang-orang yang tidak senang apabila ada salah seorang dari mereka yang minum sambil berdiri. Dan sesungguhnya aku pernah melihat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam melakukan apa yang aku lakukan tadi. Dan inilah wudhunya orang yang tidak mempunyai hadats. 28” 29

Shahih Ibnu Hibban Nomer 1057