Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٠٦١: أَخْبَرَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ إِسْمَاعِيلَ بِبُسْتَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ، عَنْ أَبِي مَرْيَمَ، قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ، يَقُولُ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ: إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ، فَلاَ يُدْخِلْ يَدَهُ فِي الإِنَاءِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلاَثَ مَرَّاتٍ، فَإِنَّ أَحَدَكُمْ لاَ يَدْرِي أَيْنَ كَانَتْ تَطُوفُ يَدُهُ.
Shahih Ibnu Hibban 1061: Ishaq bin Ibrahim bin Ismail di Busta mengabarkan kepada kami, ia berkata: Ibnu Wahab menceritakan kepada kami (haddatsanaa*), dari Mu’awiyah bin Shalih, dari Abu Maryam, ia berkata: Aku mendengar Abu Hurairah berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian bangun dari tidurnya, maka janganlah memasukkan tangannya ke dalam bejana hingga ia membasuhnya sebanyak tiga kali. Karena sesungguhnya salah seorang dari kalian tidak tahu di mana tangannya itu berkeliling (ketika ia tidur -ed).”** 2:43
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1061