Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٢٠٩٩: أَخْبَرَنَا أَبُو عَرُوبَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْعَلاَءِ، قَالَ: حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي نَافِعٌ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ: كُنَّا إِذَا فَقَدْنَا الإِنْسَانَ فِي صَلاَةِ الصُّبْحِ وَالْعِشَاءِ أَسَأْنَا بِهِ الظَّنَّ.
Shahih Ibnu Hibban 2099: Abu Arubah mengabarkan kepada kami, dia berkata: Abdul Jabbar bin Al Ala menceritakan kepada kami, dia berkata: Marwan bin Muawiyah menceritakan kepada kami, dia berkata: Yahya bin Sa'id menceritakan kepada kami, dia berkata: Nafi menceritakan kepadaku dari Ibnu Umar, dia berkata, “Apabila kami kehilangan seseorang pada shalat Subuh atau shalat Isya, maka kami akan berburuk sangka terhadapnya.” 519 3:50
Shahih Ibnu Hibban Nomer 2099