Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٥٧٢: أَخْبَرَنَا الْهَيْثَمُ بْنُ خَلَفٍ الدُّورِيُّ بِبَغْدَادَ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الأَعْلَى بْنُ حَمَّادٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَبِي رَافِعٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَنَّ رَجُلاً زَارَ أَخًا لَهُ فِي قَرْيَةٍ أُخْرَى، قَالَ: فَأَرْصَدَ اللَّهُ لَهُ عَلَى مَدْرَجَتِهِ مَلَكًا، فَلَمَّا أَتَى عَلَيْهِ، قَالَ: أَيْنَ تُرِيدُ؟ قَالَ: أُرِيدُ أَخًا لِي فِي هَذِهِ الْقَرْيَةِ، فقَالَ لَهُ: هَلْ لَهُ عَلَيْكَ مِنْ نِعْمَةٍ تَرُبُّهَا؟ قَالَ: لاَ، غَيْرَ أَنِّي أُحِبُّهُ فِي اللهِ، قَالَ: فَإِنِّي رَسُولُ اللهِ إِلَيْكَ، إِنَّ اللَّهَ جَلَّ وَعَلاَ قَدْ أَحَبَّكَ كَمَا أَحْبَبْتَهُ فِيهِ.
Shahih Ibnu Hibban 572: Al Haitsam bin Khalaf Ad-Dauri mengabarkan kepada kami di Baghdad, ia berkata, Abdul A’la bin Hammad menceritakan kepada kami, ia berkata, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, dari Tsabit, dari Abu Rafi’, dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, “Bahwa seorang laki-laki mengunjungi saudaranya di tempat lain, maka Allah mengutus malaikat menuju perjalanan orang tersebut, maka tatkala malaikat tadi sampai pada orang tersebut, ia bertanya: “Ke mana kamu akan pergi?” orang tersebut menjawab, “Aku akan mengunjungi saudaraku di desa ini,” maka malaikat tadi bertanya kembali, “Apakah ia mempunyai suatu nikmat yang kamu ingin menjaganya?”, orang tadi menjawab: “Tidak, aku (mengunjunginya) hanya karena aku mencintainya karena Allah,” malaikat tadi berkata, “Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, sesungguhnya Allah Jalla Wa ‘Ala telah mencintaimu sebagaimana kamu mencintai saudaramu karena-Nya.” 360
Shahih Ibnu Hibban Nomer 572