Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٧٩٤: أَخْبَرَنَا أَبُو يَعْلَى، حَدَّثَنَا مُصْعَبُ بْنُ عَبْدِ اللهِ الزُّبَيْرِيُّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ رَجُلاً كَانَ يَلْزَمُ قِرَاءَةَ: قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ فِي الصَّلاَةِ مَعَ كُلِّ سُورَةٍ، وَهُوَ يَؤُمُّ بِأَصْحَابِهِ، فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِ، فَقَالَ: إِنِّي أُحِبُّهَا، قَالَ: حُبُّهَا أَدْخَلَكَ الْجَنَّةَ.
Shahih Ibnu Hibban 794: Abu Ya’la mengabarkan kepada kami, Mush’ab bin Abdullah Az-Zubairi menceritakan kepada kami, Abdul Aziz bin Muhammad menceritakan kepada kami, dari Ubaidullah bin Umar, dari Tsabit, dari Anas, bahwa ada seorang laki-laki yang selalu membaca “Qul Huwallahu Ahad” di dalam shalatnya, (yang dia baca) setiap kali dia membaca satu surah, padahal dia sedang mengimami rekan-rekannya. Maka, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam pun bertanya kepadanya tentang hal itu. Orang itu menjawab, “Sesungguhnya aku mencintai surah itu.” Beliau pun bersabda, “Kecintaanmu terhadap surah itu dapat memasukkanmu ke dalam surga.” 106 (1:2)
Shahih Ibnu Hibban Nomer 794