Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٨١٩: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ مُوسَى، قَالَ: حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيِّ بْنِ بَحْرٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، قَالَ: أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ: إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ الشَّيْطَانُ: لاَ مَبِيتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ، وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ، قَالَ الشَّيْطَانُ: أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ، وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ: أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ.
Shahih Ibnu Hibban 819: Abdullah bin Ahmad bin Musa mengabarkan kepada kami, dia berkata: Amru bin Ali bin Bahr menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu ‘Ashim menceritakan kepada kami, dari Ibnu Juraij, dia berkata: Abu Az-Zubair mengabarkan kepadaku, dari Jabir, bahwa dia mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Apabila seseorang masuk ke dalam rumahnya lalu berdzikir kepada Allah saat memasuki rumahnya itu dan ketika hendak (menyantap) makanannya, maka syetan berkata, Tidak ada tempat bermalam dan tidak ada makan malam untuk kalian (para syetan).' (Namun) apabila seseorang masuk ke dalam rumahnya lalu dia tidak berdzikir kepada Allah saat memasuki rumahnya, maka syetan berkata, 'Kalian telah mendapatkan tempat bermalam.' Dan apabila dia tidak berzikir kepada Allah ketika hendak (menyantap) makanannya, maka syetan berkata: 'Kalian mendapatkan tempat bermalam dan juga makan malam.'"21 (1:2)
Shahih Ibnu Hibban Nomer 819