Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٨٢٦: أَخْبَرَنَا أَبُو يَعْلَى، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ الصَّوَّافُ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: مَنْ قَالَ: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ، غُرِسَتْ لَهُ بِهِ نَخْلَةٌ فِي الْجَنَّةِ.
Shahih Ibnu Hibban 826: Abu Ya’la mengabarkan kepada kami, dia berkata: Abu Khaitsamah menceritakan kepada kami, dia berkata: Rauh bin ‘Ubadah menceritakan kepada kami, dia berkata: Hajjaj Ash-Shawaf menceritakan kepada kami, dari Abu Az-Zubair, dari Jabir, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa mengucap Subhaanallaahi wa bihamdihi, (Maha Suci Allah dan segala puji hanya milik-Nya), maka akan ditanam untuknya satu tanaman kurma di surga. ”29 (1:2)
Shahih Ibnu Hibban Nomer 826