Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٨٦٣: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْمُثَنَّى، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ بْنِ نُمَيْرٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ شُرَيْحٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي أَبُو هَانِئٍ التُّجِيبِيُّ، عَنْ أَبِي عَلِيٍّ الْهَمْدَانِيِّ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ، يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَالَ: رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا، وَبِالإِسْلاَمِ دِينًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا، وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ.قَالَ أَبُو حَاتِمٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: أَبُو هَانِئٍ اسْمُهُ: حُمَيْدُ بْنُ هَانِئٍ مِنْ أَهْلِ مِصْرَ، وَأَبُو عَلِيٍّ الْهَمْدَانِيُّ اسْمُهُ: عَمْرُو بْنُ مَالِكٍ الْجَنْبِيُّ مِنْ ثِقَاتِ أَهْلِ فِلَسْطِينَ.
Shahih Ibnu Hibban 863: Ahmad bin Ali bin Al Mutsanna mengabarkan kepada kami, ia berkata: Muhammad bin Abdullah bin Numair menceritakan kepada kami, ia berkata: Zaid bin Al Hubab menceritakan kepada kami, ia berkata: Abdurrahman bin Syuraih menceritakan kepada kami, ia berkata: Abu Hani' At-Tujibi menceritakan kepadaku, dari Abu Ali Al Hamdani, bahwa ia mendengar Abu Sa’id berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, “Barangsiapa membaca: Radhiitu billaahi rabba, wabil Islaami diina, wa bi Muhammadin shallallahu 'alaihi wa sallam nabiyya (Aku rela Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku dan Muhammad SA W sebagai nabiku, maka surga wajib untuknya.” 73 (1:2) Abu Hatim RA berkarta: “Nama asli Abu Hani' adalah Humaid bin Hani'. Ia adalah salah seorang penduduk Mesir. Sedangkan nama asli Abu Ali Al Hamdani adalah Amru bin Malik Al Janbi74. la adalah seorang yang tsiqah yang berasal dari Palestina.”
Shahih Ibnu Hibban Nomer 863