Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ١١٥٤: ثنا أَبُو مُوسَى مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، ثنا أَبُو مُعَاوِيَةَ، ثنا الْأَعْمَشُ، وَثنا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ، نا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ إِلَى عُمَرَ، وَهُوَ بِعَرَفَةَ، فَقَالَ: يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ جِئْتُ مِنَ الْكُوفَةِ، وَتَرَكْتُ بِهَا رَجُلًا يُمْلِي الْمَصَاحِفَ عَنْ ظَهَرِ قَلْبِهِ قَالَ: فَغَضِبَ عُمَرُ، وَانْتَفَخَ حَتَّى كَادَ يَمْلَأُ مَا بَيْنَ شُعْبَتَيِ الرَّحْلِ، فَقَالَ: مَنْ هُوَ وَيْحَكَ؟ قَالَ: عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ: فَمَا زَالَ يُسَرَّى عَنْهُ الْغَضَبُ وَيُطْفَأُ حَتَّى عَادَ إِلَى حَالِهِ الَّتِي كَانَ عَلَيْهَا، ثُمَّ قَالَ: وَيْحَكَ، مَا أَعْلَمُ بَقِيَ أَحَدٌ أَحَقُّ بِذَلِكَ مِنْهُ، وَسَأُحَدِّثُكَ عَنْ ذَلِكَ، كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَزَالُ يَسْمُرُ عِنْدَ أَبِي بَكْرٍ اللَّيْلَةَ كَذَلِكَ فِي الْأَمْرِ مِنْ أَمْرِ الْمُسْلِمِينَ، وَإِنَّهُ سَمَرَ عِنْدَهُ ذَاتَ لَيْلَةٍ، وَأَنَا مَعَهُ، فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْشِي، وَخَرَجْنَا مَعَهُ فَإِذَا رَجُلٌ قَائِمٌ يُصَلِّي فِي الْمَسْجِدِ، فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْمَعُ قِرَاءَتَهُ، فَلَمَّا كِدْنَا أَنْ نَعْرِفَ الرَّجُلَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَقْرَأَ الْقُرْآنَ رَطْبًا كَمَا أُنْزِلَ فَلْيَقْرَأْهُ عَلَى قِرَاءَةِ ابْنِ أُمِّ عَبْدٍ» قَالَ: ثُمَّ جَلَسَ الرَّجُلُ يَدْعُو فَجَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يَقُولُ سَلْ تُعْطَهْ» مَرَّتَيْنِ قَالَ: فَقَالَ عُمَرُ: فَقُلْتُ: وَاللَّهِ لَأَغْدُوَنَّ إِلَيْهِ فَلَأُبَشِّرَنَّهُ قَالَ: فَغَدَوْتُ إِلَيْهِ لِأُبَشِّرَهُ، فَوَجَدْتُ أَبَا بَكْرٍ قَدْ سَبَقَنِي إِلَيْهِ، فَبَشَّرَهُ، وَلَا وَاللَّهِ مَا سَابَقْتُهُ إِلَى خَيْرٍ قَطُّ إِلَّا سَبَقَنِي. " هَذَا حَدِيثُ أَبِي مُوسَى، غَيْرَ أَنَّهُ لَمْ يَقُلْ وَانْتَفَخَ، وَقَالَ سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ: فَمَا زَالَ يَسْرِي عَنْهُ، وَقَالَ: وَاقِفٌ بِعَرَفَةَ، وَلَمْ يَقُلْ: لَا يَزَالُ، وَقَالَ: يَسْتَمِعُ قِرَاءَتَهُ، وَقَالَ: فَقَالَ عُمَرُ: وَاللَّهِ لَأَغْدُوَنَّ إِلَيْهِ "
Shahih Ibnu Khuzaimah 1154: Abu Musa Muhammad bin Al Mutsanna menceritakan kepada kami, Abu Mu'awiyah menceritakan kepada kami, Al A'masy menceritakan kepada kami, Salam bin Junadah menceritakan kepada kami, Abu Mu'awiyah menceritakan kepada kami dari Al A'masy, dan Ibrahim, dari Alqamah, ia berkata, "Suatu ketika seorang pria datang menemui Umar ketika beliau sedang berada di Arafah, ia berkata, 'Wahai Amirul Mukminin, aku datang dari Kufah meninggalkan seorang pria yang membaca Al Qur'an di dalam hatinya'." Perawi lanjut bercerita, "Umar kemudian marah dan menghembuskan nafas sampai-sampai memenuhi antara dua tanda pelana unta kemudian berkata, 'Sungguh celaka, siapa dia?' Pria itu menjawab, 'Abdullah bin Mas'ud' Perawi lanjut bercerita, "Kemarahan masih terus menyelimuti diri Umar lalu mereda sampai kembali seperti semula dan berkata, 'Sungguh celaka, aku tidak mengetahui masih tersisa seseorang yang lebih berhak melakukan hal tersebut daripada dirinya dan aku akan menceritakan hadits tentang hal itu kepadamu. Rasulullah sering berbincang-bincang di malam hari di rumah Abu Bakar membicarakan perkara-perkara kaum muslimin dan pada suatu malam beliau berbincang-bincang di rumah Abu Bakar sementara aku berada bersamanya. Kemudian beliau keluar maka kami pun keluar mengikutinya, tiba-tiba ada seorang pria terlihat sedang berdiri mengerjakan shalat di masjid lalu Rasulullah berdiri mendengarkan bacaannya dan ketika kami hampir menceritakan laki-laki tersebut maka Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, 'Barangsiapa yang menginginkan untuk membaca Al Qur'an dengan baik sebagaimana diturunkannya maka ia hendaknya membacanya sebagaimana bacaan Ibnu Ummi Abdin'." Perawi berkata, "Kemudian pria tersebut duduk untuk berdoa, maka Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam berkata, 'Mintalah niscaya akan dikabulkan pemintaanmu.' Sebanyak dua kali." Perawi berkata: Umar lalu berkata, "Aku lantas berkata di dalam hati, 'Demi Allah, aku akan datang kepadanya di pagi hari untuk menceritakan kabar gembira kepadanya.' Umar bercerita, 'Pada pagi harinya aku datang kepadanya untuk memberi tahukan kabar gembira tersebut namun aku mendapatkan bahwa Abu Bakar telah mendahuluiku dan memberitahukan kabar gembira kepadanya dan demi Allah, setiap kali aku ingin menyainginya dalam kebaikan ia pasti mendahuluiku'," Ini adalah hadits Abu Musa, hanya saja ia tidak menyebutkan lafazh "menghembuskan nafas". Salam bin Junadah dalam riwayatnya menyebutkan lafazh, فَمَا زَالَ يَسْرِي عَنْهُ "Dan masih terlihat pada dirinya." Ia juga berkata, وَاقِفٌ بِعَرَفَةَ "Wukuf di Arafah." Tanpa menyebutkan lafazh, لَا يَزَالُ "masih". Selain itu, ia menyebutkan lafazh, يَسْتَمِعُ قِرَاءَتَهُ "mendengarkan bacaannya" dan فَقَالَ عُمَرُ: وَاللَّهِ لَأَغْدُوَنَّ إِلَيْهِ "Maka Umar berkata, 'Demi Allah, aku akan datang kepadanya di pagi hari."
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 1154