Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الصِّيَامِ

Kitab Puasa

بَابُ طُلُوعِ الشَّمْسِ بَعْدَ الْإِفْطَارِ
Matahari Terbit Setelah Berbuka

سنن الدارقطني ٢٣٦٠: حَدَّثَنَا أَبُو صَالِحٍ , ثنا أَبُو مَسْعُودٍ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ , عَنْ سُفْيَانَ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , أَوِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: «الْحَامِلُ وَالْمُرْضِعُ تُفْطِرُ وَلَا تَقْضِي». وَهَذَا صَحِيحٌ وَمَا بَعْدَهُ

Sunan Daruquthni 2360: Abu Shalih menceritakan kepada kami. Abu Mas'ud menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, dari Sufyan, dari Ayyub, dari Sa'id bin Jubair, dari Ibnu Abbas atau Ibnu Umar, dia berkata, "Orang yang sedang hamil dan menyusui berbuka dan tidak mengqadhanya." Hadits ini dan kelanjutannya shahih.

Sunan Daruquthmi Nomer 2360