Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الصِّيَامِ

Kitab Puasa

بَابُ طُلُوعِ الشَّمْسِ بَعْدَ الْإِفْطَارِ
Matahari Terbit Setelah Berbuka

سنن الدارقطني ٢٣٥٢: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , ثنا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الصَّبَّاحِ , حَدَّثَنَا شَبَابَةُ , ثنا وَرْقَاءُ , عَنِ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ البقرة: 184 «وَاحِدٍ» , فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا البقرة: 184 , قَالَ: «زَادَ مِسْكِينًا آخَرَ» فَهُوَ خَيْرٌ البقرة: 184 , قَالَ: «وَلَيْسَتْ بِمَنْسُوخَةٍ إِلَّا أَنَّهُ رَخَّصَ لِلشَّيْخِ الْكَبِيرِ الَّذِي لَا يَسْتَطِيعُ الصِّيَامَ وَأُمِرَ أَنْ يُطْعِمَ الَّذِي يَعْلَمُ أَنَّهُ لَا يُطِيقُهُ». إِسْنَادٌ صَحِيحٌ ثَابِتٌ

Sunan Daruquthni 2352: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Muhammad bin Ash-Shabbah menceritakan kepada kami, Syababah menceritakan kepada kami, Warqa menceritakan kepada kami, dari Ibnu Abi Najih, dari Amru bin Dinar, dari Atha', dari Ibnu Abbas "Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya.jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin." satu orang, "Siapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan" dia mengatakan, menambah satu orang miskin lainnya, maka itu lebih baik. Dia mengatakan, tidak dinasakh (dihapus), hanya saja diberikan keringanan bagi orang yang telah lanjut usia, yang tidak mampu berpuasa dan memerintahkan orang yang mengetahui bahwa dirinya tidak mampu mengerjakannya agar memberikan makan." Sanadnya shahih kuat.

Sunan Daruquthmi Nomer 2352