سنن الدارقطني ٣٧١٠: نا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا الْفَضْلُ بْنُ سُهَيْلٍ الْأَعْرَجُ , وَنا حُسَيْنٌ , نا زُهَيْرُ بْنُ مُحَمَّدٍ , قَالَا: نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَوْهَبٍ , نا الْقَاسِمُ بْنُ مُحَمَّدٍ , عَنْ عَائِشَةَ , أَنَّهَا كَانَ لَهَا غُلَامٌ وَجَارِيَةٌ زَوْجٌ , فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أُعْتِقَهُمَا , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنْ أَعْتَقْتِهِمَا فَابْدَئِي بِالرَّجُلِ قَبْلَ الْمَرْأَةِ»
Sunan Daruquthni 3710: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Al Fadhl bin Suhail Al A'raj menceritakan kepada kami, Al Husain menceritakan kepada kami, Zuhair bin Muhammad menceritakan kepada kami, mereka berdua berkata: Ubaidullah bin Abdul Majid menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Abdurrahman Ibnu Mauhib menceritakan kepada kami, Al Qasim bin Muhammad menceritakan kepada kami dari Aisyah bahwa ia memiliki dua orang budak pria dan wanita yang berstatus menikah, ia berkata, "Ya Rasulullah, aku ingin memerdekakannya." Beliau bersabda, "Jika engkau ingin membebaskan keduanya, maka mulailah dari budak pria sebelum yang wanita."
Sunan Daruquthmi Nomer 3710