سنن الدارقطني ٣٨٦: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَيْمُونٍ , نا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ , نا الْأَوْزَاعِيُّ , حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْقَاسِمِ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: «إِذَا جَاوَزَ الْخِتَانُ الْخِتَانَ فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ فَعَلْتُهُ أَنَا وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاغْتَسَلْنَا»
Sunan Daruquthni 386: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdullah bin Maimun mengabarkan kepada kami, Al Walid bin Muslim mengabarkan kepada kami, Al Auza'i mengabarkan kepada kami, Abdurrahman bin Al Qasim mengabarkan kepadaku, dari ayahnya, dari Aisyah, ia mengatakan, "Jika kemaluan bertemu dengan kemaluan, maka wajiblah mandi. Aku dan Rasulullah SAW melakukannya, lalu kami mandi."
Sunan Daruquthmi Nomer 386