Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الطَّهَارَةِ

Kitab Thaharah (Bersuci)

بَابُ الْوُضُوءِ وَالتَّيَمُّمِ مِنْ آنِيَةِ الْمُشْرِكِينَ
Wudlu dan Tayammum dari Bejana Orang Musyrik

سنن الدارقطني ٧٦٤: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ أَخُو كَرْخَوَيْهِ , أنا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ , أنا شُعْبَةُ , عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ , عَنْ زَاذَانَ , عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ فِي الرَّجُلِ يَكُونُ فِي السَّفَرِ فَتُصِيبُهُ الْجَنَابَةُ وَمَعَهُ الْمَاءُ الْقَلِيلُ يَخَافُ أَنْ يَعْطَشَ قَالَ: «يَتَيَمَّمُ وَلَا يَغْتَسِلُ»

Sunan Daruquthni 764: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yazid saudaranya Karkhwaih mengabarkan kepada kami, Yazid bin Harun mengabarkan kepada kami, Syu'bah memberitahu kepada kami, dari 'Atha‘ bin As-Saib; dari Zadzan, dari Ali RA, tentang seseorang yang sedang dalam perjalanan lalu mengalami junub, sementara ia hanya membawa air sedikit yang dikhawatirkan akan kehausan (bila digunakan untuk mandi), ia mengatakan, "Bertayammumlah dan tidak perlu mandi."

Sunan Daruquthmi Nomer 764