Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الطَّهَارَةِ

Kitab Thaharah (Bersuci)

بَابُ الْوُضُوءِ وَالتَّيَمُّمِ مِنْ آنِيَةِ الْمُشْرِكِينَ
Wudlu dan Tayammum dari Bejana Orang Musyrik

سنن الدارقطني ٧٦٥: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ , حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ أَبِي مَذْعُورٍ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُسْلِمٍ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ «أَنَّهُ أُتِيَ بِجِنَازَةٍ وَهُوَ عَلَى غَيْرِ وُضُوءٍ , فَتَيَمَّمَ ثُمَّ صَلَّى عَلَيْهَا»

Sunan Daruquthni 765: Al Husain menceritakan kepada kami, Muhammad bin Amr bin Abu Madz'ur mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Numair mengabarkan kepada kami, Isma'il bin Muslim mengabarkan kepada kami, dari Ubaidullah, dari Nafi', dari Ibnu Umar: Bahwa didatangkan jenazah kepadanya, saat itu ia tidak mempunyai wudhu, lalu ia bertayammum kemudian menyalatkannya.

Sunan Daruquthmi Nomer 765