Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الطَّهَارَةِ

Kitab Thaharah (Bersuci)

بَابُ الْوُضُوءِ وَالتَّيَمُّمِ مِنْ آنِيَةِ الْمُشْرِكِينَ
Wudlu dan Tayammum dari Bejana Orang Musyrik

سنن الدارقطني ٧٦٦: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي سَعْدٍ , نا عَبَّادُ بْنُ مُوسَى , نا طَلْحَةُ بْنُ يَحْيَى , حَدَّثَنِي يُونُسُ بْنُ يَزِيدَ , عَنِ ابْنِ شِهَابٍ , عَنْ خَارِجَةَ بْنِ زَيْدٍ , قَالَ: كَانَ زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ «قَدْ سَلَسَ مِنْهُ الْبَوْلُ , فَكَانَ يُدَارِي مَا غَلَبَهُ مِنْهُ فَلَمَّا غَلَبَهُ أَرْسَلَهُ , وَكَانَ يُصَلِّي وَهُوَ يَخْرُجُ مِنْهُ»

Sunan Daruquthni 766: Al Qadhi Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Abdullah bin Sa'd mengabarkan kepada kami, Abbad bin Musa mengabarkan kepada kami, Thalhah bin Yahya mengabarkan kepada kami, Yunus bin Yazid menceritakan kepadaku, dari Ibnu Syihab, dari Kharijah bin Zaid, ia mengatakan, "Zaid bin Tsabit menderita penyakit beser (keluar air kencing terus menerus), ia berusaha untuk bisa menahannya, namun ketika tidak dapat menahannya, maka ia membiarkannya, sehingga kadang ia sedang shalat dan ada (air kencing) yang keluar."

Sunan Daruquthmi Nomer 766