Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الطَّهَارَةِ

Kitab Thaharah (Bersuci)

بَابُ الْوُضُوءِ وَالتَّيَمُّمِ مِنْ آنِيَةِ الْمُشْرِكِينَ
Wudlu dan Tayammum dari Bejana Orang Musyrik

سنن الدارقطني ٧٦٨: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ , نا يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَكِيمٍ , نا سُفْيَانُ , عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , قَالَ: «لَوْ سَالَ عَلَى فَخِذِي مَا انْصَرَفْتُ». قَالَ سُفْيَانُ: يَعْنِي الْبَوْلَ إِذَا كَانَ مُبْتَلًى

Sunan Daruquthni 768: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad mengabarkan kepada kami, Yazid bin Abu Hakim menceritakan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, dari Yahya bin Sa'id, dari Sa'id bin Al Musayyab, ia mengatakan, "Bila menetes di pahaku, maka aku tidak akan berpaling." Sufyan mengatakan, "Maksudnya adalah air kencing bila ia penderita penyakit beser."

Sunan Daruquthmi Nomer 768