سنن الدارقطني ٨١٢: حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْحَنَّاطُ , نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , نا وَكِيعٌ بِهَذَا الْإِسْنَادِ , وَقَالَ: «ثُمَّ اغْتَسِلِي وَتَوَضَّئِي لِكُلِّ صَلَاةٍ وَصَلِّي وَإِنْ قَطَرَ الدَّمُ عَلَى الْحَصِيرِ»
Sunan Daruquthni 812: Sa'id bin Muhammad Al Hannath menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa mengabarkan kepada kami, Waki' mengabarkan kepada kami, dengan isnad ini dan ia menyebutkan (dalam redaksinya): "kemudian (setelah itu berlalu) mandilah dan berwudhulah untuk setiap shalat, dan laksanakanlah shalat walaupun darah menetes di atas tikar."
Sunan Daruquthmi Nomer 812