Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الصَّلَاةِ

Kitab Shalat

بَابُ ذِكْرِ الْإِقَامَةِ وَاخْتِلَافِ الرِّوَايَاتِ فِيهَا
Iqamah dan Perbedaan Riwayat-Riwayat Tentangnya

سنن الدارقطني ٩١٢: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْوَكِيلُ , ثنا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , ثنا هُشَيْمٌ , عَنْ خَالِدٍ , عَنْ أَبِي قِلَابَةَ , عَنْ أَنَسٍ , قَالَ: أُمِرَ بِلَالٌ «أَنْ يَشْفَعَ الْأَذَانَ , وَيُوتِرَ الْإِقَامَةَ»

Sunan Daruquthni 912: Ahmad bin Abdullah Al Wakil menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Arafah menceritakan kepada kami, Husyaim menceritakan kepada kami, dari Khalid, dari Abu Qilabah, dari Anas, ia mengatakan, "Bilal diperintahkan agar menggenapkan adzan dan menganjilkan iqamah."

Sunan Daruquthmi Nomer 912