سنن الدارقطني ٩١٦: ثنا أَبُو عُمَرَ الْقَاضِي , ثنا الْحَسَنُ بْنُ أَبِي الرَّبِيعِ , ح وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ , ثنا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , قَالَا: نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , ثنا مَعْمَرٌ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنْ أَبِي قِلَابَةَ , عَنْ أَنَسٍ , قَالَ: " كَانَ بِلَالٌ يُثْنِي الْأَذَانَ , وَيُوتِرُ الْإِقَامَةَ , إِلَّا قَوْلَهُ: قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ "
Sunan Daruquthni 916: Abu Umar Al Qadhi menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Abu Ar-Rabi' menceritakan kepada kami , Muhammad bin Isma'il Al Farisi menceritakan kepada kami, Ishaq bin Ibrahim menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Abdurrazzaq mengabarkan kepada kami, Ma'mar menceritakan kepada kami, dari Ayyub, dari Abu Qilabah, dari Anas, ia mengatakan, "Bilal mendua kalikan (ucapan) adzan dan mengganjilkan (ucapan) iqamah, kecuali (kalimat): Qad qaamatish shalaah."
Sunan Daruquthmi Nomer 916