Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٠٣٦: أَخْبَرَنَا عُمَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْهَمْدَانِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللهِ بْنُ عُمَرَ، عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَجُلاً لُدِغَ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَمَا إِنَّكَ لَوْ كُنْتَ قُلْتَ حِينَ أَمْسَيْتَ: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، مَا ضَرَّكَ.قَالَ: فَكَانَ أَبُو هُرَيْرَةَ إِذَا لُدِغَ إِنْسَانٌ مِنَّا أَمَرَهُ أَنْ يَقُولَهَا.قَالَ أَبُو حَاتِمٍ: قَوْلُهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَا ضَرَّكَ أَرَادَ بِهِ أَنَّكَ لَوْ قُلْتَ مَا قُلْنَا، لَمْ يَضُرَّكَ أَلَمُ اللَّدْغِ، لاَ أَنَّ الْكَلاَمَ الَّذِي، قَالَ يَدْفَعُ قَضَاءَ اللهِ عَلَيْهِ.
Shahih Ibnu Hibban 1036: Umar bin Muhammad Al Hamdani mengabarkan kepada kami, ia berkata : Muhammad bin Basyar menceritakan kepada kami, ia berkata : Abdul Wahab Ats-Tsaqafi menceritakan kepada kami, ia berkata : ‘Ubaidullah bin Umar menceritakan kepada kami, dari Suhail bin Abu Shalih, dari ayahnya, dari Abu Hurairah, bahwa seseorang telah disengat kalajengking. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu bersabda, “Ketahuilah sesungguhnya kamu, seandainya pada waktu sore membaca : A’uudzu bikalimaatillaahit-taammati min syarri maa khalaqa,maka kalajengking itu tidak akan menyakitimu.” Abu Shalih berkata, “Setiap kali ada seseorang yang tersengat kalajengking, maka Abu Hurairah selalu mengutarakan hadits ini” 42 1:2 Abu Hatim berkata, “Sabda Nabi SAW: Maa dharraka: maksudnya, bahwa seandainya kamu membaca doa yang aku ajari ini niscaya kamu tidak akan merasakan sakitnya sengatan kalajengking. Hadis ini tidak dimaksudkan bahwa dengan doa itu, ketentuan Allah SWT terhadapnya menjadi tertolak.”
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1036