Hadits Shahih Ibnu Hibban

Hadits Shahih Ibnu Hibban

Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani

Biografi Ibnu Hibban


صحيح ابن حبان ١٠٤٤: أَخْبَرَنَا أَبُو خَلِيفَةَ، حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ، حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ سَعِيدِ بْنِ الْعَاصِ، حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ‏:‏ كُنْتُ مَعَ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ، فَدَعَا بِطَهُورٍ، فَقَالَ‏:‏ سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ‏:‏ مَا مِنِ امْرِئٍ مُسْلِمٍ تَحْضُرُهُ الصَّلاَةُ الْمَكْتُوبَةُ فَيُحْسِنُ وُضُوءَهَا وَرُكُوعَهَا وَخُشُوعَهَا، إِلاَّ كَانَتْ كَفَّارَةً لِمَا قَبْلَهَا مِنَ الذُّنُوبِ، مَا لَمْ يَأْتِ كَبِيرَةً، وَذَلِكَ الدَّهْرَ كُلَّهُ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1044: Abu Khalifah mengabarkan kepada kami, Abu Al Walid Ath-Thayalisi menceritakan kepada kami, Hisyam bin Abdul Malik menceritakan kepada kami, Ishaq bin Sa’id bin Amar bin Sa’id bin Al Ash menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku, dari ayahnya, ia berkata, “Aku bersama Utsman bin Affan lalu ia meminta air untuk berwudhu dan berkata, 'Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, “Tidaklah dari seorang muslim, saat waktu shalat telah datang ia langsung menyempurnakan wudhunya, ruku’nya, dan kekhusyu’annya, melainkan shalatnya itu menjadi penghapus bagi dosa-dosa (kecil)nya yang telah lalu, selama ia tidak melakukan dosa besar. Dan pengampunan dosanya itu terjadi sepanjang tahun selama ia terus melaksanakan shalat sebagaimana yang diperintahkan.”12 11:2

Shahih Ibnu Hibban Nomer 1044