Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٠٤٢: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ قُتَيْبَةَ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ مَوْهَبٍ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ سُفْيَانَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ سُفْيَانَ الثَّقَفِيِّ، أَنَّهُمْ غَزَوْا غَزْوَةَ السَّلاَسِلِ، فَفَاتَهُمُ الْعَدُوُّ، فَرَابَطُوا، ثُمَّ رَجَعُوا إِلَى مُعَاوِيَةَ وَعِنْدَهُ أَبُو أَيُّوبَ، وَعُقْبَةُ بْنُ عَامِرٍ، فَقَالَ عَاصِمٌ: يَا أَبَا أَيُّوبَ، فَاتَنَا الْعَدُوُّ الْعَامَ، وَقَدْ أُخْبِرْنَا أَنَّهُ مَنْ صَلَّى فِي الْمَسَاجِدِ الأَرْبَعَةِ غُفِرَ لَهُ ذَنْبُهُ، قَالَ: يَا ابْنَ أَخِي، أَدُلُّكَ عَلَى مَا هُوَ أَيْسَرُ مِنْ ذَلِكَ؟ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ: مَنْ تَوَضَّأَ كَمَا أُمِرَ، وَصَلَّى كَمَا أُمِرَ، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ، أَكَذَلِكَ يَا عُقْبَةُ؟ قَالَ: نَعَمْ.قَالَ أَبُو حَاتِمٍ: الْمَسَاجِدُ الأَرْبَعَةُ: مَسْجِدُ الْحَرَامِ، وَمَسْجِدُ الْمَدِينَةِ، وَمَسْجِدُ الأَقْصَى، وَمَسْجِدُ قُبَاءٍ. وَغَزَاةُ السَّلاَسِلِ كَانَتْ فِي أَيَّامِ مُعَاوِيَةَ، وَغَزَاةُ السَّلاَسِلِ كَانَتْ فِي أَيَّامِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
Shahih Ibnu Hibban 1042: Muhammad bin Al Hasan bin Qutaibah mengabarkan kepada kami, Yazid bin Mauhab menceritakan kepada kami, Al-Laits bin Sa’ad menceritakan kepada kami, dari Abu Az-Zubair, dari Sufyan bin Abdurrahman, dari Ashim bin Sufyan Ats-Tsaqafi, bahwasanya mereka pernah berperang pada perang Salasil, kemudian musuh menyandera dan mengikat mereka, lalu mereka dikembalikan/dipulangkan kepada Mu’awiyah yang saat itu kebetulan disampingnya ada Abu Ayub dan Uqbah bin Amir. Ashim lalu berkata, “Wahai Abu Ayub musuh telah menyandera kami selama setahun dan sungguh kami telah dikabari bahwasanya barangsiapa yang shalat di empat masjid, maka dosanya akan diampuni.” Abu Ayyub berkata, “Wahai keponakanku, maukah kutunjukkan kepadamu amalan yang lebih mudah dari itu? Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, “Barangsiapa berwudhu dengan wudhu yang sesuai dengan yang diajarkan, dan shalat sesuai dengan yang diajarkan, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni” “Bukankan demikian wahai Uqbah?” Uqbah menjawab: “Iya.” 9 Abu Hatim berkata, “Empat masjid yang dimaksud adalah Masjil Haram, Masjid Madinah, Masjidil Aqsha, dan Masjid Quba’.” Perang As-Salasil terjadi pada masa Khilafiah Mu’awiyah, sedangkan perang Salasil teijadi pada masa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. 10
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1042