Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٢٤٢: أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ سُفْيَانَ، حَدَّثَنَا حِبَّانُ بْنُ مُوسَى، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللهِ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ امْرَأَةً مِنْ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اغْتَسَلَتْ مِنْ جَنَابَةٍ، فَجَاءَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَتَوَضَّأُ مِنْ فَضْلِهَا، فَقَالَتْ لَهُ، فَقَالَ: إِنَّ الْمَاءَ لاَ يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ.
Shahih Ibnu Hibban 1242: Al Hasan bin Sufyan telah mengabaikan kepada kami, ia berkata, Hibban bin Musa telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Abdullah telah mengabarkan kepada kami sebuah hadits dari Sufyan dari Simak bin Harb dari Ikrimah dari Ibnu Abbas, Seorang wanita istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mandi karena berjunub. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam datang dan berwudhu dengan air sisa mandinya. Ia mengatakan kepada beliau52 (tentang air sisa mandi tadi), kemudian beliau bersabda, “Sesungguhnya air tidak menjadi najis oleh sesuatu.“5336:3
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1242