Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٢٤٧: أَخْبَرَنَا أَبُو يَعْلَى، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا يَحْيَى الْقَطَّانُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ خَالِدٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: إِذَا وَقَعَ الذُّبَابُ فِي إِنَاءِ أَحَدِكُمْ فَامْقُلُوهُ، فَإِنَّ فِي أَحَدِ جَنَاحَيْهِ دَاءً، وَفِي الآخَرِ دَوَاءً.
Shahih Ibnu Hibban 1247: Abu Ya’la telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Abu Khaitsamah telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Yahya Al Qaththan telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Ibnu Abu Dzi’b telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Sa’id bin Khalid telah menceritakan kepadaku dari Abu Salamah bin Abdurrahman dari Abu Sa’id Al Khudri dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Apabila lalat jatuh ke dalam wadah (makanan ataupun minuman) salah satu dari kalian, maka benamkanlah, karena pada salah satu dari kedua sayapnya terdapat penyakit, dan pada yang lain terdapat obat".62 95: 1
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1247