Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٢٥٧: أَخْبَرَنَا أَبُو يَعْلَى، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا يَحْيَى الْقَطَّانُ، عَنِ ابْنِ عَجْلاَنَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: لاَ يَبُولُ أَحَدُكُمْ فِي الْمَاءِ الدَّائِمِ، وَلاَ يَغْتَسِلُ فِيهِ مِنَ الْجَنَابَةِ.
Shahih Ibnu Hibban 1257: Abu Ya’la telah mengabaikan kepada kami, ia berkata, Abu Khaitsamah telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Yahya Al Qaththan telah menceritakan kepada kami sebuah hadits dari Ibnu Ajian dari ayahnya dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Janganlah75 salah satu di antara kalian buang air kecil di air yang diam, dan janganlah mandi junub di air tersebut.”76
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1257