Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٢٥٣: أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ سُفْيَانَ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ كَثِيرٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبَّادِ بْنِ جَعْفَرٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنِ الْمَاءِ وَمَا يَنُوبُهُ مِنَ السِّبَاعِ وَالدَّوَابِّ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا كَانَ الْمَاءُ قُلَّتَيْنِ لَمْ يُنَجِّسْهُ شَيْءٌ.قَالَ أَبُو حَاتِمٍ: هَذِهِ لَفْظَةُ إِخْبَارٍ مُرَادُهُ الإِعْلاَمُ عَمَّا سُئِلَ عَنْهُ، يَعْنِي: لاَ يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ مِمَّا سَأَلَنِي عَنْهُ.
Shahih Ibnu Hibban 1253: Al Hasan bin Sufyan telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, “Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami, ia berkata, “Abu Usamah telah menceritakan kepada kami sebuah hadits dari Al Walid bin Katsir dari Muhammad bin Abbad bin Ja’far dari Ubaidillah bin Abdullah bin Umar dari ayahnya, “Nabi ditanya tentang air dan binatang buas serta binatang kendaraan yang bergantian meminumnya. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, “Apabila air (mencapai) dua qullah, maka ia tidak menjadi najis oleh sesuatu.” 69 3:2 Abu Hatim berkata, Lafazh ini adalah pemberitaan yang dimaksudkan untuk menjawab apa yang ditanyakan mereka. Maksudnya, Air tidak menjadi najis oleh sesuatu yang ia tanyakan kepadaku.”
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1253