Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٢١٧٢: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ أَبِي عَوْنٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو عَمَّارٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ عُمَارَةَ بْنِ عُمَيْرٍ اللَّيْثِيِّ، عَنْ أَبِي مَعْمَرٍ، عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ مَنَاكِبَنَا فِي الصَّلاَةِ وَيَقُولُ: اسْتَوُوا وَلاَ تَخْتَلِفُوا فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ لِيَلِيَنِّي مِنْكُمْ أُولُو الأَحْلاَمِ وَالنُّهَى، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ قَالَ أَبُو مَسْعُودٍ: وَأَنْتُمُ الْيَوْمَ أَشَدُّ اخْتِلاَفًا.
Shahih Ibnu Hibban 2172: Muhammad bin Ahmad bin Abu Aun mengabarkan kepada kami, dia berkata: Abu Ammar menceritakan kepada kami, dia berkata: Waki menceritakan kepada kami dari Al A’masy, dari Umarah bin Umair Al-Laitsi, dari Abu Ma’mar, dari Abu Mas’ud, dia berkata, “Rasulullah mengusap bahu-bahu kami ketika akan shalat, lalu bersabda, “Luruslah dan jangan berselisih, karena akan menyebabkan hati kalian berselisih. Hendaklah yang berada di dekatku orang-orang yang dewasa dan pandai, kemudian orang- orang yang sesudah mereka, lalu orang-orang yang sesudah mereka’.” Abu Mas’ud berkata, “Sekarang kalian sangat berselisih.” 631 1:102
Shahih Ibnu Hibban Nomer 2172