Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٢١٨٠: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ زُهَيْرٍ أَبُو يَعْلَى بِالْأُبُلَّةِ، قَالَ: حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ نَصْرٍ، قَالَ: أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ، عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ، عَنْ أَبِي مَعْشَرٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ، عَنْ عَبْدِ اللهِ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: لِيَلِيَنِّي مِنْكُمْ أُولُو الأَحْلاَمِ وَالنُّهَى، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ، وَلاَ تَخْتَلِفُوا فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ وَإِيَّاكُمْ وَهَيْشَاتِ الأَسْوَاقِ.قَالَ أَبُو حَاتِمٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: أَبُو مَعْشَرٍ هَذَا زِيَادُ بْنُ كُلَيْبٍ كُوفِيٌّ ثِقَةٌ وَلَيْسَ هَذَا بِأَبِي مَعْشَرٍ السِّنْدِيِّ، فَإِنَّهُ مِنْ ضُعَفَاءِ الْبَغْدَادِيِّينَ.
Shahih Ibnu Hibban 2180: Muhammad bin Zuhair Abu Yala mengabarkan kepada kami di Ubullah, dia berkata: Nadhr bin Ali bin Nashr menceritakan kepada kami, dia berkata: Yazid bin Zurai mengabarkan kepada kami dari Khalid Al Hadzdza, dari Abu Ma'syar, dari Ibrahim, dari Alqamah, dari Abdullah, dari Nabi , beliau bersabda, “Hendaklah yang berada di dekatku di antara kalian adalah orang- orang yang dewasa dan pandai, kemudian orang-orang sesudah mereka, lalu orang-orang sesudah mereka. Janganlah kalian berselisih, karena akan menyebabkan hati kalian berselisih. Jauhilah suara bising seperti bisingnya pasar’ 640 1:95 Abu Hatim RA berkata, “Abu Ma'syar adalah Ziyad bin Kulaib. Dia orang Kufah yang tsiqa. Dia bukan Abu Ma'syar As- Sindi, karena orang ini termasuk perawi dha ’if di Baghdad.”
Shahih Ibnu Hibban Nomer 2180