Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٨٥٠: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْحُسَيْنِ نَافِلَةُ الْحَسَنِ بْنِ عِيسَى، قَالَ: حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ أَنَّهُ، قَالَ: سَمِعْتُ زُبَيْدًا الإِيَامِيَّ يُحَدِّثُ، عَنْ طَلْحَةَ بْنِ مُصَرِّفٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ، عَنِ الْبَرَاءِ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: مَنْ قَالَ: لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، يُحْيِي وَيُمِيتُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، عَشْرَ مَرَّاتٍ، كَانَ كَعَدْلِ رَقَبَةٍ أَوْ نَسَمَةٍ.
Shahih Ibnu Hibban 850: Ahmad bin Muhammad bin Al Hasan, cucu Al Hasan bin Isa, mengabarkan kepada kami, ia berkata: Syaiban bin Abi Syaibah menceritakan kepada kami, ia berkata: Jarir bin Hazim menceritakan kepada kami, bahwa ia berkata: Aku pernah mendengar Zubaid Al Iyami58 menceritakan dari Thalhah bin Musharrif, dari Abdurrahman Ibnu ‘Ausajah, dari Al Barra’, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang membaca: Laa ilaaha wahdahu laa syariika lah, lahul mulku, walahul hamdu, yuhyii wa yumiitu, wahuwa 'ala kulli syai’n qadiir (Tiada Tuhan kecuali Allah, Tuhan satu-satunya yang tiada sekutu bagi-Nya; Hanya mi segala kerajaan dan hanya milik-Nya-lah segala puji; Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan; dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu), sebanyak sepuluh kali, maka (pahalanya) menyamai (pahala membebaskan) seorang budak atau satu jiwa. ” 59 (1:2)
Shahih Ibnu Hibban Nomer 850