Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٩٣٦: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ الزُّرَقِيُّ بِطَرَسُوسَ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، قَالَ: حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ، قَالَ: حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ: عَادَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلاً قَدْ صَارَ مِثْلَ الْفَرْخِ، فَقَالَ: مَا كُنْتَ تَدْعُو بِشَيْءٍ أَوْ تَسْأَلُ؟ قَالَ: كُنْتُ أَقُولُ: اللَّهُمَّ مَا كُنْتَ مُعَاقِبَنِي بِهِ فِي الآخِرَةِ، فَعَجِّلْهُ فِي الدُّنْيَا، فَقَالَ: سُبْحَانَ اللهِ، لاَ تَسْتَطِيعُهُ، أَوْ لاَ تُطِيقُهُ، قُلِ: اللَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.قَالَ أَبُو حَاتِمٍ: مَا سَمِعَ حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ إِلاَّ ثَمَانِيَةَ عَشَرَ حَدِيثًا، وَالْأُخَرُ سَمِعَهَا مِنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ.
Shahih Ibnu Hibban 936: Muhammad bin Yazid Az-Zuraqi di Tharsus mengabarkan kepada kami, ia berkata: Muhammad bin Al Mutsanna menceritakan kepada kami, ia berkata: Khalid bin Al Harits menceritakan kepada kami, ia berkata: Humaid menceritakan kepada kami, dari Tsabit, dari Anas, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam pernah menjenguk seseorang yang sangat lemah, beliau lalu bersabda: “Apakah kamu berdoa dengan sesuatu atau memohon sesuatu”? Ia menjawab: “Aku berdoa dengan doa: Allahumma maa kunta mu’aaqibani bihi fil aakhirati, fa’ajjilhu fi ad-dunya (Ya Allah tidaklah Engkau menyiksaku dengan penyakit ini di akhirat nanti, maka timpakanlah saja penyakit ini di dunia). Beliau lalu bersabda: “Subhaanallaahi, kamu tidak akan mampu menanggungnya, atau kamu tidak akan kuat menanggungnya. Ucapkanlah: Allahumma atinaa fi ad-dunyaa hasanatan, wa fil akhirati hasanatan, wa qinaa ‘adzaban-nari (Ya Allah berikanlah kebaikan untuk kami di dunia, dan kebaikan untuk kami di akhirat, serta jagalah kami dari siksa neraka). 123 1:104 Abu Hatim RA berkata, “Humaid tidak pernah mendengar dari Anas kecuali hanya delapan belas hadits. Yang lainnya ia dengar dari Tsabit, dari Anas.” 124
Shahih Ibnu Hibban Nomer 936