Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٩٤٤: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُمَرَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ يُوسُفَ بِنَسَا، قَالَ: حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الصَّبَّاحِ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَفَّانُ، قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، قَالَ: أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ، عَنْ أَبِي رَافِعٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: يَقُولُ اللَّهُ جَلَّ وَعَلاَ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ: يَا ابْنَ آدَمَ، مَرِضْتُ فَلَمْ تَعُدْنِي، فَيَقُولُ: يَا رَبِّ، كَيْفَ أَعُودُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعَالَمِينَ؟ فَيَقُولُ: أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِي فُلاَنًا مَرِضَ فَلَمْ تَعُدْهُ، أَمَا عَلِمْتَ أَنَّكَ لَوْ عُدْتَهُ لَوَجَدْتَنِي.وَيَقُولُ: يَا ابْنَ آدَمَ اسْتَسْقَيْتُكَ فَلَمْ تَسْقِنِي؟ فَيَقُولُ: يَا رَبِّ، كَيْفَ أَسْقِيكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعَالَمِينَ؟ فَيَقُولُ: أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِي فُلاَنًا اسْتَسْقَاكَ فَلَمْ تَسْقِهِ؟ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّكَ لَوْ سَقَيْتَهُ لَوَجِدْتَ ذَلِكَ عِنْدِي. يَا ابْنَ آدَمَ اسْتَطْعَمْتُكَ فَلَمْ تُطْعِمَنِي، فَيَقُولُ: يَا رَبِّ، وَكَيْفَ أُطْعِمُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعَالَمِينَ؟ فَيَقُولُ: أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ عَبْدِي فُلاَنًا اسْتَطْعَمَكَ فَلَمْ تُطْعِمْهُ، أَمَا لَوْ أَنَّكَ أَطْعَمْتَهُ لَوَجِدْتَ ذَلِكَ عِنْدِي.
Shahih Ibnu Hibban 944: Muhammad bin Umar bin Muhammad bin Yusul di Nasa mengabarkan kepada kami, ia berkala: Al Hasan bin Muhammad bin Ash-Shabah menceritakan kepada kami, ia berkala. Affan menceritakan kepada kami, ia berkata: Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, ia berkata: Tsabit mengabarkan kepada kami, dari Abu Rafi’, dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Allah Jalla Wa‘Alaa berfirman pada seorang hamba di hari kiamat: "Wahai anak Adam Aku sakit, namun kamu tidak menjenguk-Ku." Ia berkata: "Wahai Tuhan, bagaimana mungkin Engkau sakit dan aku menjenguk-Mu sedangkan Engkau adalah Tuhan semesta alam?". Allah SWT berfirman: "Tidakkah kamu tahu bahwa hamba-Ku si fulan sakit namun kamu tidak menjenguknya, tidakkah kamu tahu seandainya kamu menjenguknya, maka kamu akan menjumpai Aku (disisinya). Allah SWT berfirman: "Wahai anak Adam Aku pernah minta minum kepadamu namun kamu tidak memberi-Ku minuman?" Ia berkata: "Wahai Tuhan, bagaimana mungkin aku memberi-Mu minuman sedangkan Engkau adalah Tuhan semesta alam?" Allah SWT berfirman: "Tidakkah kamu tahu bahwasanya hamba-Ku si fulan pernah meminta minum kepadamu namun kamu tidak beri ia minuman? Tidakkah kamu tahu seandainya kamu memberinya minuman, niscaya kamu akan menjumpai hal itu disisi-Ku. (Allah SWT berfirman) "Wahai anak Adam Aku pernah meminta makanan kepadamu, namun kamu tidak memberi-Ku makanan". Ia berkata: "Wahai Tuhan bagaimana mungkin aku memberi-Mu makanan sedangkan Engkau adalah Tuhan semesta alam?". Allah SWT berfirman: "Tidakkah kamu tahu bahwa hamba-Ku si fulan pernah meminta kepadamu makanan namun kamu tidak memberinya makanan, tidak kamu tahu seandainya kamu memberinya makanan, niscaya kamu akan menjumpai hal itu disisi-Ku.”136
Shahih Ibnu Hibban Nomer 944