Hadits Shahih Ibnu Hibban

Hadits Shahih Ibnu Hibban

Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani

Biografi Ibnu Hibban


صحيح ابن حبان ٩٤١: أَخْبَرَنَا عُمَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْهَمْدَانِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ بْنِ بَزِيعٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ‏:‏ عَادَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلاً قَدْ جَهِدَ حَتَّى صَارَ مِثْلَ الْفَرْخِ، فَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ‏:‏ هَلْ كُنْتَ دَعَوْتَ اللَّهَ بِشَيْءٍ‏؟‏ قَالَ‏:‏ نَعَمْ، كُنْتُ أَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ مَا كُنْتَ مُعَاقِبِي بِهِ فِي الآخِرَةِ، فَعَجِّلْهُ لِي فِي الدُّنْيَا‏.‏، فَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ‏:‏ لاَ تَسْتَطِيعُهُ، أَوْ لاَ تُطِيقُهُ، فَهَلاَّ قُلْتَ‏:‏ اللَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ‏؟‏ قَالَ‏:‏ فَدَعَا اللَّهُ فَشَفَاهُ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 941: Umar bin Muhammad Al Hamdani mengabarkan kepada kami, ia berkata: Muhammad bin Abdullah bin Bazi’131 menceritakan kepada kami, ia berkata: Bisyr bin Al Mufadhdhal menceritakan kepada kami, ia berkata: Humaid menceritakan kepada kami, dari Tsabit, dari Anas, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam pernah menjenguk seseorang yang sakitnya sangat parah, tubuhnya sangat lemah, beliau lalu bertanya, “Apakah kamu berdoa kepada Allah SWT dengan (memohon) sesuatu”? Ia menjawab: “Iya, aku berdoa dengan doa: Allahumma maa kunta mu’aaqibani bihi fi al akhirati fa'ajjilhu ad-dunya (Ya Allah tidaklah Engkau menyiksaku dengan penyakit ini di akhirat nanti, maka segerakanlah penyakit ini di dunia). Beliau lalu bersabda: “Kamu tidak akan mampu menanggungnya," atau “tidak akan kuat menanggungnya. Hendaknya kamu berdoa dengan doa: Allahumma ‘aatinaa fid-dunyaa hasanatan, wa fil aakhirati hasanatan, wa qinaa ‘adzaaban-naari (Ya Allah berikanlah kebaikan untuk kami di dunia, dan kebaikan untuk kami di akhirat, serta jagalah kami dari siksa neraka). Anas berkata: Lalu orang itu berdoa kepada Allah SWT dengan doa ini, kemudian Allah SWT menyembuhkannya.” 132 5:12

Shahih Ibnu Hibban Nomer 941