Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٩٤٥: أَخْبَرَنَا عُمَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْهَمْدَانِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، قَالَ: سَمِعْتُ بُرَيْدَ بْنَ أَبِي مَرْيَمَ يُحَدِّثُ، عَنْ أَبِي الْحَوْرَاءِ السَّعْدِيِّ، قَالَ: قُلْتُ لِلْحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ: مَا تَذْكُرُ مِنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ قَالَ: أَذْكُرُ أَنِّي أَخَذْتُ تَمْرَةً مِنْ تَمْرِ الصَّدَقَةِ، فَجَعَلْتُهَا فِي فِيَّ، فَانْتَزَعَهَا بِلُعَابِهَا، فَطَرَحَهَا فِي التَّمْرِ، وَكَانَ يُعَلِّمُنَا هَذَا الدُّعَاءَ: اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، إِنَّكَ تَقْضِي وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ، إِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، قَالَ شُعْبَةُ وَأَظُنُّهُ قَالَ: تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ.قَالَ أَبُو حَاتِمٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: أَبُو الْحَوْرَاءِ رَبِيعَةُ بْنُ شَيْبَانَ السَّعْدِيُّ، وَأَبُو الْجَوْزَاءِ اسْمُهُ: أَوْسُ بْنُ عَبْدِ اللهِ، وَهُمَا جَمِيعًا تَابِعِيَّانِ بَصْرِيَّانِ.
Shahih Ibnu Hibban 945: Umar bin Muhammad Al Hamdani mengabarkan kepada kami, ia berkata: Muhammad bin Basyar menceritakan kepada kami, ia berkata: Muhammad menceritakan kepada kami, ia berkata: Syu’bah menceritakan kepada kami, ia berkata: Aku mendengar Buraid137 bin Abu Maryam bercerita dari Abu Al Haura’ As-Sa’di, ia berkata: Aku bertanya kepada Hasan bin Ali: “Apa yang kamu ingat dari Rasulullah SAW?” Ia menjawab: “Aku pernah mengambil satu kurma dari kurma sedekah, lalu aku masukkan kurma itu ke dalam mulutku (untuk kumakan), tiba-tiba beliau shallallahu 'alaihi wa sallam mengambil kembali dari mulutku kurma yang sudah bercampur dengan air liurku itu dan menaruhnya kembali di tempat kurma. Dan beliau mengajarkanku doa ini: “Ya Allah berilah petunjuk kepadaku seperti orang-orang yang Engkau beri petunjuk, selamatkanlah aku seperti orang-orang yang Engkau selamatkan, tolonglah aku seperti orang-orang yang Engkau beri pertolongan, berilah keberkahan kepadaku pada apa-apa yang Engkau berikan, dan jagalah diriku dari keburukan apa yang Engkau putuskan. Sesungguhnya Engkaulah yang memutuskan (segala perkara) dan Engkau tidak dapat di putuskan (oleh zat lain). Sesungguhnya tidak akan hina orang yang Engkau beri pertolongan”. Syu’bah berkata, Aku menduga Hasan berkata, “Maha Suci Engkau dan Maha Tinggi Engkau.”138 1:104 Abu Hatim RA berkata, “Abu Al Haura' adalah Rabi’ah bin Syaiban As-Sa’di. Abu Al Jauza'139 namanya adalah Aus bin Abdullah. Keduanya termasuk tabi’in kota Bashrah.”
Shahih Ibnu Hibban Nomer 945