Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٩٧٨: أَخْبَرَنَا عِمْرَانُ بْنُ مُوسَى بْنِ مُجَاشِعٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنْ دَاوُدَ بْنِ أَبِي هِنْدٍ، عَنْ عَامِرٍ الشَّعْبِيِّ، عَنِ ابْنِ أَبِي السَّائِبِ قَاصِّ الْمَدِينَةِ، قَالَ: قَالَتْ عَائِشَةُ: قُصَّ فِي الْجُمُعَةِ مَرَّةً، فَإِنْ أَبِيتَ فَمَرَّتَيْنِ، فَإِنْ أَبَيْتَ فَثَلاَثًا، وَلاَ أَلْفِيَنَّكَ تَأْتِي الْقَوْمَ وَهُمْ فِي حَدِيثِهِمْ فَتَقْطَعَهُ عَلَيْهِمْ، وَلَكِنْ إِنِ اسْتَمَعُوا حَدِيثَكَ فَحَدِّثْهُمْ، وَاجْتَنِبِ السَّجْعَ فِي الدُّعَاءِ، فَإِنِّي عَهِدْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابَهُ يَكْرَهُونَ ذَلِكَ.
Shahih Ibnu Hibban 978: Imran bin Musa bin Mujasyi’ mengabarkan kepada kami, ia berkata: Utsman bin Abu Syaibah menceritakan kepada kami, ia berkata: Abu Mu'awiyah menceritakan kepada kami, dari Daud bin Abu Hind, dari Amir Asy-Sya*bi, dari Ibnu Abu As-Sa'ib pendongeng (tukang cerita) kota Madinah, ia berkata: Aisyah berkata: ‘Berceritalah se-jum’at (se-minggu) satu kali, jika kamu merasa berat maka dua kali (dalam se-jum’at/seminggu), jika kamu merasa berat (juga) maka tiga kali (dalam se-jum’at/seminggu). Dan sungguh aku tidak akan mencegahmu untuk menemui suatu kaum yang mereka menantikan ceritamu lalu kamu memutuskannya atas mereka. Akan tetapi apabila mereka meminta untuk bercerita, maka berceritalah kepada mereka, dan jauhi bersajak di dalam berdoa. Karena sesungguhnya aku telah mengetahui Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan para shahabatnya yang membenci perbuatan itu (memperbanyak bersajak dalam berdoa).” 190 2:11
Shahih Ibnu Hibban Nomer 978