Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ١٠٢٥: نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، ثنا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي أُوَيْسٍ، حَدَّثَنِي أَخِي، ح وَثنا مُحَمَّدٌ، أَيْضًا ثنا أَيُّوبُ بْنُ سُلَيْمَانَ، حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي أُوَيْسٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بِلَالٍ، عَنْ عُمَرَ بْنِ مُحَمَّدٍ وَهُوَ ابْنُ زَيْدٍ، عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَلَا يَدْرِي كَمْ صَلَّى، ثَلَاثًا أَمْ أَرْبَعًا، فَلْيَرْكَعْ رَكْعَةً يُحْسِنُ رُكُوعَهَا وَسُجُودَهَا، وَيَسْجُدْ سَجْدَتَيْنِ» قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى: وَجَدْتُ هَذَا الْخَبَرَ فِي مَوْضِعٍ آخَرَ فِي كِتَابَ أَيُّوبُ مَوْقُوفًا. قَالَ أَبُو بَكْرٍ: عُمَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ هُوَ ابْنُ زَيْدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ أَخُو عَاصِمٍ وَوَاقِدٍ، وَهُوَ أَكْبَرُهُمْ. قَالَ: سَمِعْتُ أَحْمَدَ بْنَ سَعِيدٍ الدَّارِمِيَّ يَقُولُ: عَاصِمٌ، وَعُمَرُ، وَزِيدٌ، وَوَاقِدٌ، وَأَبُو بَكْرٍ، وَفَرْقَدٌ، هَؤُلَاءِ كُلُّهُمْ إِخْوَةٌ، وَعَاصِمٌ وَهُوَ ابْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ أَبُو بَكْرٍ: قَالَ لَنَا الدَّارِمِيُّ هَذَا فِي عَقِبِ خَبَرِهِ
Shahih Ibnu Khuzaimah 1025: Muhammad bin Yahya menceritakan kepada kami, Ismail bin Uwais menceritakan kepada kami, saudaramu menceritakan kepadaku (Ha') Muhammad juga menceritakan kepada kami, Ayub bin Sulaiman menceritakan kepada kami, Abu Bakar bin Abu Uwais menceritakan kepadaku dari Sulaiman bin Bilal, dari Umar bin Muhammad -yaitu Ibnu Zaid- dari Salim bin Abdullah, dari Abdullah bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, “Apabila salah seorang di antara kamu shalat dan ia tidak mengetahui berapa rakaat yang telah dikerjakannya, tiga atau empat rakaat, maka ia hendaknya shalat satu rakaat dengan menyempurnakan ruku dan sujudnya kemudian sujud dengan dua sujud. ” Muhammad bin Yahya berkata, “Aku mendapatkan hadits ini di judul yang lain dari kitab Ayub secara mauquf” Abu Bakar berkata, “Umar bin Muhammad adalah Ibnu Zaid bin Abdullah bin Umar bin Khaththab saudara laki-laki dari Ashim dan Waqid, ia adalah anak yang paling besar di antara mereka.” Ia berkata, “Aku mendengar Ahmad bin Sa’id Ad-Darimi berkata, “Ashim, Umar, Zaid, Abu Bakar, dan Farqad adalah bersaudara. Sedangkan Ashim adalah Ibnu Muhammad bin Zaid bin Abdullah bin Umar bin Khaththab.” Abu Bakar berkata, “Ad-Darimi mengatakan hal ini kepada kami setelah selesai meriwayatkan haditsnya.”
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 1025