Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ١٠٤٣: ثنا مُحَمَّدٌ، نا سُلَيْمَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، نا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ، نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَمْرٍو قَالَ: سَأَلْتُ الزُّهْرِيَّ عَنْ رَجُلٍ سَهَا فِي صَلَاتِهِ، فَتَكَلَّمَ، فَقَالَ: أَخْبَرَنِي سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيِّبِ، وَأَبُو سَلَمَةَ، وَعُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ، قَالَ: ثُمَّ ذَكَرَ نَحْوَ حَدِيثِهِمْ فِي قِصَّةِ ذِي الْيَدَيْنِ
Shahih Ibnu Khuzaimah 1043: Muhammad menceritakan kepada kami, Sulaiman bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, Al Walid bin Muslim menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Amr menceritakan kepada kami, ia berkata, “Aku pernah bertanya kepada Az-Zuhri tentang orang yang berbicara ketika shalat lantaran lupa”, maka ia menjawab, “Sa’id bin Al Musayyib dan Abu Salamah dan Ubaidullah bin Abdullah menceritakan kepadaku bahwa Abu Hurairah berkata.” Ia kemudian menyebutkan redaksi haditsnya serupa dengan hadits mereka tentang kisah Dzul Yadain.
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 1043