Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ١٠٥٠: ثنا مُحَمَّدٌ، وَنا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ، نا أَبِي، عَنْ صَالِحٍ قَالَ: قَالَ ابْنُ شِهَابٍ: وَأَخْبَرَنِي هَذَا الْخَبَرَ، سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيِّبِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: وَأَخْبَرَنِيهُ أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، وَأَبُو بَكْرِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، وَعُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ يَحْيَى يَقُولُ: وَهَذِهِ الْأَسَانِيدُ عِنْدَنَا مَحْفُوظَةٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، إِلَّا حَدِيثَ أَبِي بَكْرِ بْنِ سُلَيْمَانَ بْنِ أَبِي حَثْمَةَ؛ فَإِنَّهُ يَتَخَالَجُ فِي النَّفْسِ مِنْهُ أَنْ يَكُونَ مُرْسَلًا لِرِوَايَةِ مَالِكٍ، وَشُعَيْبٍ، وَصَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ، وَقَدْ عَارَضَهُمْ مَعْمَرٌ، فَذَكَرَ فِي الْحَدِيثِ أَبَا هُرَيْرَةَ، وَاللَّهُ أَعْلَمُ قَالَ أَبُو بَكْرٍ: فَقَوْلُهُ فِي خَبَرِ مُحَمَّدِ بْنِ كَثِيرٍ، عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ فِي آخِرِ الْخَبَرِ: وَلَمْ يَسْجُدْ سَجْدَتَيِ السَّهْوِ حِينَ لَقَّنَهُ النَّاسُ، إِنَّمَا هُوَ مِنْ كَلَامِ الزُّهْرِيِّ، لَا مِنْ قَوْلِ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَلَا تَرَى مُحَمَّدَ بْنَ يُوسُفَ لَمْ يَذْكُرْ هَذِهِ اللَّفْظَةَ فِي قِصَّتِهِ، وَلَا ذَكَرَهُ ابْنُ وَهْبٍ، عَنْ يُونُسَ، وَلَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَمْرٍوِ، وَلَا أَحَدٌ مِمَّنْ ذَكَرْتُ حَدِيثَهُمْ، خَلَا أَبِي صَالِحٍ، عَنِ اللَّيْثِ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ؛ فَإِنَّهُ سَهَا فِي الْخَبَرِ وَأَوْهَمَ الْخَطَأَ فِي رِوَايَتِهِ، فَذَكَرَ آخِرَ الْكَلَامِ الَّذِي هُوَ مِنْ قَوْلِ الزُّهْرِيِّ مُجَرَّدًا عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَسْجُدْ يَوْمَ ذِي الْيَدَيْنِ وَلَمْ يَحْفَظِ الْقِصَّةَ بِتَمَامِهَا، وَاللَّيْثُ فِي خَبَرِهِ عَنْ يُونُسَ قَدْ ذَكَرَ الْقِصَّةَ بِتَمَامِهَا، وَأَعْلَمُ أَنَّ الزُّهْرِيَّ إِنَّمَا قَالَ: لَمْ يَسْجُدِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَئِذٍ، إِنَّهُ لَمْ يُحَدِّثْهُ أَحَدٌ مِنْهُمْ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَجَدَ يَوْمَئِذٍ، لَا أَنَّهُمُ حَدَّثُوهُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَسْجُدْ يَوْمَئِذٍ، وَقَدْ تَوَاتَرَتِ الْأَخْبَارُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ مِنَ الطُّرُقِ الَّتِي لَا يَدْفَعُهَا عَالِمٌ بِالْأَخْبَارِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَجَدَ سَجْدَتَيِ السَّهْوِ يَوْمَ ذِي الْيَدَيْنِ قَالَ أَبُو بَكْرٍ: قَدْ أَمْلَيْتُ خَبَرَ شُعْبَةَ، عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، وَطُرُقَ أَخْبَارِ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، وَطُرُقَ أَخْبَارِ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، وَخَبَرَ دَاوُدَ بْنِ الْحُصَيْنِ، عَنْ أَبِي سُفْيَانَ مَوْلَى ابْنِ أَبِي أَحْمَدَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَجَدَ يَوْمَ ذِي الْيَدَيْنِ سَجْدَتَيِ السَّهْوِ قَالَ أَبُو بَكْرٍ: خَرَّجْتُ طُرُقَ هَذِهِ الْأَخْبَارِ وَأَلْفَاظَهَا فِي كِتَابِ «الْكَبِيرُ»
Shahih Ibnu Khuzaimah 1050: Muhammad menceritakan kepada kami, Ya’qub bin Ibrahim bin Sa’ad menceritakan kepada kami, Ayahku menceritakan kepada kami dari Shalih, ia berkata: Ibnu Syihab berkata: Sa’id bin Al Musayyib mengabarkan hadits ini kepadaku dari Abu Hurairah, ia berkata: dan Abu Salamah bin Abdurrahman dan Abu Bakar bin Abdurrahman dan Ubaidullah bin Abdullah, mereka mengabarkannya kepadaku. Aku mendengar Muhammad bin Yahya mengatakan bahwa sanad-sanad yang ada pada kami telah dihafalkan dari Abu Hurairah kecuali hadits Abu Bakar bin Sulaiman bin Abu Hatsmah, bahwa ia ragu-ragu pada dirinya sendiri untuk menjadikannya hadits mursal terhadap periwayatan Malik dan Syu’aib serta Shalih bin Kaisan, sedangkan Ma’mar telah menyanggah periwayatan mereka dengan menyebutkan Abu Hurairah di dalam hadits tersebut. Wallahu A ‘lam. Abu Bakar berkata, “Adapun perkataannya di dalam hadits Muhammad bin Katsir, dari Al Auza’i pada akhir hadits tersebut, 'Dan beliau tidak melakukan sujud sahwi dua kali tatkala orang-orang telah meyakinkannya', berasal dari perkataan Az-Zuhri tanpa menyebutkan bahwa itu berasal dari perkataan Abu Hurairah. Apakah kamu tidak memperhatikan Muhammad bin Yusuf tidak menyebutkan lafazh ini dalam kisahnya dan Ibnu Wahab dari Yunus juga tidak menyebutkannya, serta Al Walid bin Muslim dari Abdurrahman bin Amr tidak menyebutkannya bahkan tidak ada seorang pun dari mereka yang telah aku sebutkan hadits-haditsnya menyebutkannya kecuali Abu Shalih, dari Al-Laits, dari Ibnu Syihab, bahwa ia lupa tentang haditsnya dan salah di dalam meriwayatkannya, maka ia menyebutkan akhir perkataan tersebut merupakan perkataan Az-Zuhri tanpa menyebutkan Abu Hurairah, bahwa Rasulullah tidak pernah melakukan sujud pada peristiwa Dzul Yadain dan ia tidak menghafal kisahnya dengan sempurna. Sedangkan Al-Laits di dalam haditsnya dari Yunus telah menyebutkan kisahnya dengan sempurna dan menjelaskan bahwa Az-Zuhri telah berkata, “Nabi tidak melakukan sujud pada saat itu,” sebab tidak ada seorang pun di antara mereka yang meriwayatkan kepadanya bahwa Rasulullah sujud pada saat itu, bukan disebabkan karena mereka telah meriwayatkannya dari Abu Hurairah bahwa Nabi tidak melakukan sujud pada saat itu. Banyak hadits-hadits yang dapat dipercaya dari Abu Hurairah dari jalur periwayatan yang tidak dapat dipungkiri oleh mereka yang mengetahui tentang hadits-hadits tersebut bahwa Nabi telah melakukan sujud sahwi dua kali pada peristiwa Dzul Yadain. Abu bakar berkata, “Aku telah mencantumkan hadits riwayat Syu’bah, dari Sa’ad bin Ibrahim, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah, dan jalur hadits riwayat Yahya bin Abu Katsir, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah, serta jalur periwayatan Muhammad bin Sirin, dari Abu Hurairah dan juga hadits riwayat Daud bin Hushain, dari Abu Sufyan maula Ibnu Abu Ahmad, dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah sujud sahwi pada peristiwa Dzul Yadain dua kali.” Abu Bakar berkata, “Aku telah meriwayatkan jalur-jalur periwayatan hadits ini beserta lafazhnya di dalam kitab Al Kabir.
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 1050