Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury

Biografi Ibnu KHuzaimah


صحيح ابن خزيمة ١٠٥٨: نا أَبُو هَاشِمٍ زِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ، وَيُوسُفُ بْنُ مُوسَى قَالَا: ثنا أَبُو مُعَاوِيَةَ، نا الْأَعْمَشُ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَجَدَ سَجْدَتَيِ السَّهْوِ بَعْدَ الْكَلَامِ قَالَ أَبُو بَكْرٍ: إِنْ كَانَ أَرَادَ ابْنُ مَسْعُودٍ بِقَوْلِهِ بَعْدَ الْكَلَامِ قَوْلَهُ لَمَّا صَلَّى الظُّهْرَ خَمْسًا، فَقَالَ: أَزِيدَ فِي الصَّلَاةِ؟ فَقَالَ: «وَمَا ذَاكَ؟» ، فَهَذَا الْكَلَامُ مِنَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى مَعْنَى كَلَامِهِ فِي قِصَّةِ ذِي الْيَدَيْنِ، وَإِنْ كَانَ أَرَادَ الْكَلَامَ الَّذِي فِي الْخَبَرِ الْآخَرِ لَمَّا صَلَّى فَزَادَ أَوْ نَقَصَ، فَقِيلَ لَهُ، فَقَالَ «إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ أَنْسَى كَمَا تَنْسَوْنَ» ؛ فَإِنَّ هَذِهِ لَفْظَةٌ قَدِ اخْتَلَفَ الرُّوَاةُ فِي الْوَقْتِ الَّذِي تَكَلَّمَ بِهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَمَّا الْأَعْمَشُ فِي خَبَرِهِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، وَأَبُو بَكْرٍ النَّهْشَلِيُّ فِي خَبَرِهِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، ذَكَرَ أَنَّ هَذَا الْكَلَامَ كَانَ مِنْهُ قَبْلَ سَجْدَتَيِ السَّهْوِ، وَأَمَّا مَنْصُورُ بْنُ الْمُعْتَمِرِ، وَالْحَسَنُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ فَإِنَّهُمَا ذَكَرَا فِي خَبَرِهِمَا عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ هَذَا الْكَلَامَ كَانَ مِنْهُ بَعْدَ فَرَاغِهِ مِنْ سَجْدَتَيِ السَّهْوِ فَلَمْ يَثْبُتْ بِخَبَرٍ لَا مُخَالِفَ لَهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَكَلَّمَ وَهُوَ عَالِمٌ ذَاكِرٌ بِأَنَّ عَلَيْهِ سَجْدَتَيِ السَّهْوِ، وَقَدْ ثَبَتَ أَنَّهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَكَلَّمَ سَاهِيًا بَعْدَ السَّلَامِ وَهُوَ لَا يَعْلَمُ أَنَّهُ قَدْ سَهَا سَهْوًا يَجِبُ عَلَيْهِ سَجْدَتَا السَّهْوِ، ثُمَّ سَجَدَ سَجْدَتَيِ السَّهْوِ بَعْدَ كَلَامِهِ سَاهِيًا

Shahih Ibnu Khuzaimah 1058: Abu Hasyim Ziyad bin Ayub dan Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Abu Mu’awiyah menceritakan kepada kami, Al A’masy menceritakan kepada kami dari Ibrahim, dari Alqamah, dari Abdullah bahwa Rasulullah melakukan sujud sahwi setelah berbicara. Abu Bakar berkata, “Apabila yang dimaksud Ibnu Mas’ud dengan perkataannya, “Setelah berbicara,” yaitu perkataan beliau tatkala shalat Zhuhur lima rakaat, dikatakan, “Apakah shalat ditambahkan?” Beliau menjawab, “Apa maksudnya itu?" Perkataan ini berasal dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, yang mana pengertiannya sama seperti perkataan beliau pada kisah Dzul Yadain. Apabila yang dikehendakinya adalah perkataan beliau dalam hadits yang lain tatkala beliau shalat ditambahkan atau dikurangkan, tatkala ditanyakan hal itu kepadanya dan beliau menjawab, “Sesungguhnya aku adalah manusia yang juga lupa sebagaimana kamu lupa.” Lafazh ini diperdebatkan oleh para perawi tentang waktu Nabi mengatakannya. Adapun Al A’masy di dalam haditsnya berasal dari Ibrahim, dari Alqamah, dari Abdullah dan Abu Bakar An-Nahsyali di dalam haditsnya dari Abdurrahman bin Al Aswad, dari ayahnya, dari Abdullah menyebutkan bahwa perkataan ini dilakukan beliau sebelum melakukan sujud sahwi. Sedangkan Manshur bin Al Mu’tamar dan Al Hasan bin Ubaidullah, keduanya menyebutkan di dalam haditsnya berasal dari Ibrahim, dari Alqamah, dari Abdullah bahwa perkataan ini dilakukan beliau setelah melakukan sujud sahwi. Maka tidak ditetapkan oleh sebuah hadits atau pun yang menyelisihnya yang menyatakan bahwa Nabi berbicara sementara dirinya mengetahui dan menyadari sesungguhnya wajib atas dirinya untuk sujud sahwi dan justru sebaliknya telah ditetapkan bahwa beliau berbicara setelah mengucapkan salam karena lupa sementara beliau sendiri tidak mengetahui bahwa wajib atas dirinya untuk sujud sahwi karena lupa, kemudian beliau sujud sahwi setelah berbicara karena lupa akan hal itu.

Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 1058